Contact Form

Name

Email *

Message *

Feb 12, 2018

Kisah Legenda Laowömaru atau Samson dari Nias

Tujuh kilometer dari Gunungsitoli ke arah Gidö terdapat objek wisata pantai yang bernama pantai Laowömaru.

Di balik nama pantai Laowömaru ternyata terdapat kisah legenda hidup, seorang yang sangat kuat, kebal, memiliki ilmu magic, dan berambut gondrong namanya adalah Laowömaru. Kisah ini mengingatkan kita pada kisah Samson dan Delilah.

Kisah Laowömaru memiliki cerita dua versi yang pertama adalah cerita yang menyatakan bahwa bahwa laowomaru adalah seorang keturunan Bugis yang hidup nias.

Yang satu lagi Laowömaru adalah anak dari Lahari yang merupakan adalah salah satu anak raja Sirao di nias.

Berikut cerita kisah legenda Laowömaru menurut 2 versi diatas.
Baca juga : Legenda Todo Hia Suku Nias

Laowömaru keturunan suku Bugis

Menurut cerita yang ditranskripsi oleh Chatelin (1881) Laowömaru adalah seorang bajak laut keturunan suku bugis asli, dia berlayar sampai di pantai nias Timur.

Pada suatu hari Laowömaru berperang melawan sicho (Si Djohor). Karena kalah dia berlayar menyusuri pulau nias sampai akhirnya dia berlabuh dan menetap di Hinako.

Tahun 1911 J.P Kleiwig de Zwann kembali mentranskripsi kisah Laubo Maros (Laowömaru). Menurutnya Alasan suku bugis berlayar ke nias adalah karena terjadinya bencana alam yang meluluh lantakan sebuah desa di Sulawesi.

Kepala desa yang bernama Laubo Maros beserta sejumlah warga yang selamat pergi berlayar sampai ke pulau nias. Didalam rombongan ada paman dan bibi Laubo Maros.

Laubo Maros jatuh cinta kepada bibi nya atau istri dari paman Laubo Maros. Laubo Maros menipu pamannya dengan memintanya untuk pergi menyelidiki isi pulau nias. Ketika sang paman kembali pulang, dia mendapati Laubo Maros dan istrinya sedang berperang.

Sang paman pun sangat marah sekali dan pergi meminta bantuan pangeran johor untuk membalas dendam. Namun Laubo Maros selalu saja menang dalam peperangan.

Sampai pada akhirnya mereka menemukan kelemahan Laubo Maros yang terletak pada rambutnya. Setelah rambutnya berhasil dipotong, kekebalan Laubo Maros pun hilang, dia akhirnya berhasil ditaklukan dan di bunuh.

Para pengikut setia Laubo Maros melarikan diri dan bermukim di pulau Hinako.

Lanjut ke versi kedua

Laowömaru keturunan atau berasal dari suku nias asli

Cerita yang ditranskripsi oleh Sundermann (1923) menyatakan bahwa Laowömaru adalah anak dari Lahari. Menurut mitologi Nias, Lahari Sifusö Kara adalah salah satu putra Sirao. Laowömaru di percaya memiliki kesaktian kebal, dan menjadi bajak laut yang bermukim di sebuah gua fodo.

Laowömaru mempunyai seekor ayam jago. Ayam tersebut selalu berkokok, memberi tanda tanda kepada Laowömaru, bila ada perahu atau kapal yang melintas di sekitar gua kediamannya.

Konon katanya dengan kesaktiannya Laowömaru pernah berusaha menarik gunung menyeberang laut, namun usahanya tersebut gagal. Sering Laowömaru diperangi, namun dia selalu menang.

Barulah ketika istrinya yang bernama Sihoi di ancam akan di bunuh, Laowömaru memberitahu rahasia kesaktian dan kekebalannya.

Di kepalanya terdapat sembilan rambut kawat yang mirip jarum. Setelah rambut itu di cabut, barulah Laowömaru berhasil dikalahkan, dan di bunuh.

Demikianlah kisah legenda Laowömaru yang sekarang namanya menjadi salah satu nama objek wisata pantai di pulau nias.

Bagaimana menurut anda, apakah cerita Laowömaru hanyalah cerita fiksi atau nyata?



Sumber : hasil riset yang di himpun tim tanonet.


0 komentar:

Post a Comment

Dilarang keras memberikan komentar yang tidak sesuai dengan Topik atau berbau isu sara, Pornografi, Judi, dan menyertakan link yang tidak terkait dengan artikel, Terimakasih.