Contact Form

Name

Email *

Message *

Jun 25, 2017

Asal Usul Marga Nias

marga nias
Mungkin banyak yang bertanya dari mana asal marga atau mado orang nias, dan sudah berapa lama marga atau mado itu melekat pada nama orang nias?

Oleh karena itu tim tanonet mencoba mencari data dan fakta mengenai asal usul Mado atau Marga orang nias tersebut. Berikut data dan fakta tentang mado atau marga orang nias dari berbagai sumber yang di kumpulkan Tim tanonet.

Mado adalah bahasa nias yang berarti Marga bila diartikan dalam bahasa Indonesia. Mado atau marga nias biasanya terletak di akhir nama orang nias.

Karena masyarakat Nias menggunakan sistem Patrilineal yang berarti mengikuti garis keturunan ayah, Jadi setiap anak laki-laki nias yang kelak memiliki keturunan wajib menurunkan nama marga atau madonya di akhir nama anaknya.
Hal ini sudah menjadi tradisi leluhur dari beratus-ratus tahun lalu.

Jadi darimanakah sebenarnya asal muasal semua marga yang di nias dan apakah marga tertua di nias?

Semua pertanyaan tersebut memang masih menjadi misteri, sama seperti asal usul suku nias.

Tapi dalam sebuah buku yang ditulis oleh M.G Thomsen, menjabarkan bahwa semua marga yang ada di nias berasal dari daerah Gomo tepatnya di Börönadu.

Dari buku yang ditulis M.G Thomsen menjabarkan bahwa nenek moyang masyarakat gunung sitoli adalah keturunan orang desa Börönadu yang bernama LASE.

Dan nenek moyang orang Teluk dalam juga berasal dari Börönadu yang bernama Sadawamölö.

M.G Thomsen dalam bukunya juga menjelaskan bahwa perpindahan marga-marga besar dari Börönadu ke tempar-tempat lain berlangsung sekitar 26 sampai 40 generasi yang lalu.

Satu generasi sama dengan 25 tahun. 
Berikut penjabarannya:

Telaumbanua bersama clans nya pindah dari Börönadu sekitar 40 generasi yang lalu.
Laia bersama clans nya pindah dari Börönadu sekitar 38 generasi yang lalu.
Ndururu bersama clans nya pindah dari Börönadu sekitar 36 generasi yang lalu.
Zebua bersama clans nya pindah dari Börönadu sekitar 38 generasi yang lalu.
Hulu bersama clans nya pindah dari Börönadu sekitar 26 generasi yang lalu.

Sayangnya dalam buku M.G Thomsen tidak di jelaskan secara rinci ke daerah mana semua marga tersebut berpindah.

Sejak penyebaran tersebut terjadi, marga-marga besar di nias mulai terbentuk. Hal ini membuat muncul nya bibit-bibit persaingan dan permusuhan antar marga yang di nias.

Bagi orang desa Börönadu, orang-orang yang meninggalkan Börönadu di anggap sebagai orang yang tidak menghormati adat dan leluhurnya.

Meskipun alasan perpindahan mereka sebenarnya karena faktor mencari sumber kehidupan yang lebih layak di daerah yang lebih makmur karena Börönadu memang terpencil.

Titik puncak persaingan dan permusuhan antar marga di nias terjadi ketika upacara owasa (pesta besar yang berlangsung tiga hari tiga malam dengan mengorbankan ratusan babi) yang dilaksanakan oleh Awuwukha.

Dalam upacara owasa tersebut, Awuwukha mencetuskan tradisi mangani binu (mencari tumbal). Tradisi tersebut adalah simbol identitas dan kebanggaan orang nias.


Dan pada saat Masuknya agama di pulau nias, persaingan, permusuhan, tradisi mangani binu serta tradisi aneh lainya yang tidak sesuai dengan ajaran agama mulai berangsur-angsur hilang.

Lantas darimanakah asal 120 lebih marga yang ada di nias saat ini..?

Menurut hasil analisa tim tanonet, selain marga-marga besar yang  berasal dari Börönadu, asal usul marga nias lainnya muncul karena adanya tradisi berburu kepala pada masa itu.

Untuk menghindari persaingan dan permusuhan sebagian besar masyarakat nias terdahulu merubah identitas marganya atau membuat marga baru.

Oleh sebab itu banyak orang nias dulu yang mengadopsi atau membeli marga baru di tempat yang akan mereka tempati, hal itu dilakukan untuk menyembunyikan identitas mereka.

Bisa jadi juga karena syarat dari pemimpin adat setempat untuk menepati sebuah mbanua atau desa.

karena setiap desa memiliki marga berbeda dan beragam dan sebagian Si ulu atau pemimpin desa tersebut tidak setuju untuk menambah marga di desanya.

Demikanlah ulasan tentang asal usul marga dari hasil analisa berbagai sumber yang himpun oleh tim tanonet.

Apabila anda ingin menambahkanya silahkan berikan komentar anda. Terimakasih. 

10 comments:

  1. Boleh gk di share tentang asal usul marga, terutama saya penasaran marga duha trimakasih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tentu saja boleh.
      Terima kasih atas partisipasinya. ��

      Delete
  2. Blh saya nanya asal usul marga saya marga halawa dimananya y berasal trims

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau tak salah sih dari gomo. Karena menurut buku yang saya baca, semua marga nias berasal dari gomo.

      Delete
  3. Kalau utk marga paling tertua setau saya HIA ,, & kebetulan kakek salah 1 dr total 10 org nias pertama yg menginjak kan kaki nya di kota jakarta. Ada foto nya saat 10 org nias pertama ke jakarta.. bersama kepala desa pulau nias saat itu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepertinya bisa jadi! Walaupun hal itu tidak mutlak menjadi patokan. Btw Terimakasih lha buat info dan masukkan nya.

      Delete

Dilarang keras memberikan komentar yang tidak sesuai dengan Topik atau berbau isu sara, Pornografi, Judi, dan menyertakan link yang tidak terkait dengan artikel, Terimakasih.