Contact Form

Name

Email *

Message *

May 15, 2017

UNIKNYA RUMAH ADAT NIAS

Rumah adat suku nias

Yukk..,  mari kita intip arsitektur rumah adat nias dari masa leluhur nias kuno sampai sekarang.

Pulau nias dan segala keunikan nya memang takkan pernah habis untuk dibahas. Salah satu keunikan nya adalah rumah tradisional atau rumah adat yang dimiliki Suku nias. 

Rumah adat yang ada nias terbagi menjadi dua bentuk, yang pertama rumah adat yang berbentuk bulat, rumah adat ini dapat ditemukan di bagian utara pulau nias, dan satu lagi rumah adat yang berbentuk persegi panjang yang berada di bagian selatan pulau nias.

Kedua bentuk rumah adat ini sama-sama di tompang oleh tiang kayu besar dan tinggi sehingga menjadikannya rumah panggung yang terlihat megah.  Kalau dilihat dari bentuk arsitektur nya konsep rumah ini terinspirasi dari leluhur nias yang sering berperang antar desa. 

Sehingga untuk melindungi diri, Mereka membuat konsep rumah yang didesain secara khusus untuk melindungi penghuninya dari serangan musuh. Akses masuk kerumah hanyalah tangga kecil yang dilengkapi pintu jebakan. Bentuk atap rumah yang sangat curam dapat mencapai ketinggian 16-25m. 

Beberapa sumber mengatakan kalau konsep rumah adat nias ini terinspirasi dari sebuah perahu yang berlabuh di pulau nias pada masa penjajahan dulu. Selain digunakan untuk berlindung dari serangan musuh,  rumah adat nias ini pun diketahui tahan terhadap goncangan gempa bumi. 

Dari data yang ada 850 lebih korban meninggal karena gempa di nias, hanya 1 orang korban yang tinggal di rumah adat. Fakta ini membuktikan bahwa leluhur nias terdahulu sudah terbiasa dengan adanya gempa bumi dan tsunami, sehingga mereka membuat pemukiman di atas bukit dengan arsitektur yang tahan akan gempa bumi. 

Dalam pembuatan rumah adat nias Semuanya dibentuk dari kayu yang saling topang  menompang, tidak menggunakan paku sama sekali, semua tiang dialas dengan batu besar, di bagian atap atau pengganti seng mereka menggunakan daun pohon sagu yamg di anyam dan di keringkan, di nias namanya adalah Sagö.

Khusus untuk omo sebua atau rumah raja (siulu), pada bagian depan rumah terdapat ukiran ornamen khas nias dan ukiran kayu yang menyerupai kepala naga. Salut deh buat arsitek nias pada zaman dulu.

Kalau dilihat dari segi biaya, pembuatan rumah adat nias lebih menelan banyak biaya dari pada pembuatan rumah beton atau rumah modern. Faktanya dalam pembuatan rumah adat nias banyak upacara - upacara adat  yang harus di lakukan.

Semua tahapan harus melakukan upacara adat dengan menyembelih babi, misalnya dalam tahap fondasi saja bisa 10 ekor babi di potong, harga babi seekor nya sekitar 2 jutaan. Sampai pada upacara peresmian rumah adat jumlah babi yang di potong bisa mencapai 100 ekor (tergantung kemampuan si pemilik rumah).
Baca: Arti penting Babi Dalam Peradaban Suku Nias

Bisa di bayangkan berapa biaya yang di perlukan dalam pembuatan rumah adat suku nias. Inilah salah satu faktor mulai di tinggalkan nya rumah adat nias. Ditambah lagi dengan susahnya menemukan material kayu pada masa sekarang.

Alhasil rumah adat suku nias yang masih tersisa saat ini hanya bisa pasrah melawan waktu yang kian mengikis kekokohannya.

0 komentar:

Post a Comment

Dilarang keras memberikan komentar yang tidak sesuai dengan Topik atau berbau isu sara, Pornografi, Judi, dan menyertakan link yang tidak terkait dengan artikel, Terimakasih.