Contact Form

Name

Email *

Message *

May 8, 2017

DATA TENTANG PULAU NIAS

Data Pulau Nias

Pulau nias atau tano niha berada di sebelah barat pulau Sumatera, terletak antara 0°12'-1°32' Lintang Utara (LU) dan 97°-98° Bujur Timur (BT).

Pulau nias memiliki luas wilayah 5625KM² atau 7,8% dari luas provinsi Sumatera Utara. Pulau nias atau Tano niha terdiri dari 132 buah gugusan  pulau pulau besar dan kecil.

Banyaknya  pulau yang dihuni 33buah dan yang tidak  dihuni 99 buah.
Berikut luas pulau pulau besar:
  • Pulau Nias ± 5449,70 KM²
  • Pulau Tanah Bala ± 39,67 KM²
  • Pulau Tanah Mas ± 32,16 KM²
  • Pulau Tello ± 18 KM²
  • Pulau Pini ± 24,36 KM²
  • Pulau Bawa ± 12,50 KM²
  • Pulau Hinako ± 10,80KM²


Pulau nias yang dulunya hanya satu kabupaten, Sekarang seperti yang kita ketahui telah terbagi menjadi 4 Kabupaten, yaitu :
Terdiri dari 10 kecamatan dan 170 desa atau kelurahan.
Terdiri dari 11 kecamatan dan 113 desa atau kelurahan.
Terdiri dari 8 kecamatan dan 105 desa atau kelurahan.
Terdiri dari 31 kecamatan dan 461 desa atau kelurahan.

Pulau nias memang memiliki banyak hal yang Unik dan Menarik seperti sumber daya alamnya, kehidupan sosialnya, sejarahnya serta adat istiadat nya. keunikan dari budaya pulau nias ini sudah lama di kenal dunia luar bahkan bangsa-bangsa eropa jauh sebelum indonesia merdeka.

Hal dapat di buktikan pada tahun 1905 ketika seorang missionaris berbangsa swiss sangat kagum kemegahan arsitektur rumah adat atau omo sebua Hilimondregeraya. Sehingga dia membeli rumah tersebut, di bongkar dan di bawa ke negera nya untuk didirikan di sana.

Di era perkembangan yang semakin hari semakin pesat ini. Tentunya menjadi salah satu faktor berubahnya pola pikir masyarakat saat ini, baik dalam kehidupan sosial maupun budaya.

Hal ini juga terjadi dalam masyarakat nias, adat istiadat serta budaya dalam suku nias juga mulai mengalami perubahan. Hal ini di sebabkan oleh masuknya budaya luar, perkembangan ilmu pengetahuan, dan teknologi serta itu tadi "pola pikir".

Jika hal ini di biarkan begitu saja, kemungkinan besar budaya asli nias yang di telah diturunkan leluhur secara turun-temurun akan hilang atau punah.

Sebagai bahan pertimbangan, kalau di lihat dari anak-anak muda nias sekarang, sepertinya banyak yang tidak mengerti mengenai adat istiadat dan kebudayaan, kesenian tradisional, tari-tarian daerah, seni memahat, dan sebagainya. Jika mereka saja tidak tahu apalagi keturunan nya nanti.

Sungguh sangat di sayangkan sekali, apabila adat istiadat atau kebudayaan yang sudah lama di kenal oleh dunia ini lenyap atau punah begitu saja. Maka dari itu marilah melestarikan budaya nias yang kita cintai.

Seperti yang ditulis oleh Hummerle :Kebudayaan daerah adalah sumber kebudayaan Nasional. Kebudayaan Nasional akan kehabisan sumber dan potensi, kalau kebudayaan daerah mulai punah.

Pulau Nias atau suku Nias yang begitu kaya dalam kebudayaan merupakan salah satu sumber kebudayaan Nasional yang pantas diperhatikan.

Terimakasih.

0 komentar:

Post a Comment

Dilarang keras memberikan komentar yang tidak sesuai dengan Topik atau berbau isu sara, Pornografi, Judi, dan menyertakan link yang tidak terkait dengan artikel, Terimakasih.